Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak saat memberi pernyataan ke awak media
SURABAYA,BANGSAONLINE.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memastikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tidak akan mengganggu maupun menggantikan koperasi lokal yang telah lebih dulu berkembang di desa-desa.
Emil mengaku belum mengetahui secara pasti jumlah KDMP yang telah beroperasi di kabupaten dan kota di Jawa Timur.
BACA JUGA:
- Pelantikan Dekopinda Pamekasan, Bupati Sebut Gelontorkan Hampir Rp2 M untuk UMKM dan Koperasi
- Warga Kedungsugo Sidoarjo Tolak Pembangunan KDMP di Lapangan Sepak Bola
- Muskerwil PWNU Jatim Digelar di Tuban, Emil Dardak Ajak NU Bersinergi Bangun Daerah
- Polemik Survei di Tuban, Wagub Jatim Minta Sinkronisasi Data Kemiskinan BPS dan Pemkab
Menurutnya, sebagian besar KDMP saat ini masih menunggu dukungan operasional dari Agrinas.
“Di banyak desa kan kita sudah lihat bangunannya ada. Nah, jadi langkah berikutnya tentu kita tahu bahwa akan diisi dengan produk-produk dari Agrinas,” kata Emil, Selasa (23/6/2026).
Ia menjelaskan, operasional KDMP nantinya akan didampingi tenaga pendamping koperasi yang direkrut pemerintah pusat.
Sementara itu, pemerintah daerah akan berperan sebagai fasilitator, regulator, sekaligus pengawas.
“Keinginan kami tentunya setelah set up di awal, sudah ajeg, kita ingin kemudian potensi lokal bisa terintegrasi,” ujar mantan Bupati Trenggalek tersebut.
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




